Skip to content
8 Maret 2013 / Abdullah

Khufu (Abad ke-26 SM)

Raja Mesir Khufu (Cheops dalam sebutan Yunani)dikenang karena pembangunan mida raksasa di Giza, yang tampaknya dibangun diperuntukkan sebagai makamnya.  Kelahiran dan kematiannya tidak diketahui, tetapi umumnya dia dianggap hidup dalam masa abad ke-26  SM.  Yang diketahui, ibu kotanya di Memphis, Mesir dan dia duduk di atas takhta kerajaan sangat lama, tetapi kehidupan lain-lainnya sedikit sekali yang terungkap.

Tampaknya aman, jika kita mengatakan bahwa piramida raksasa adalah adalah piramida baik yang terkenal maupun yang merupakan bangunan yang mengagumkan yang dibangun manusia.  Bahkan di zaman kuno, piramida tersebut dianggap salah satu dari tujuh keajaiban dunia.  Meskipun keenam yang lainnya sudah berantakan menjadi puing, piramida raksasa masih berdiri kokoh, satu kenangan yang mempesona bagi raja yang membangunnya.

Kesempurnaan konstruksinya maupun ukurannya sangat mengesankan.  Meskipun 10 meter di bagian paling puncaknya sudah dihancurkan, ketinggiannya masih mencapai 450 kaki (150 m), kira-kira sama tingginya dengan gedung bertingkat 35.  Secara kasar 2.300.000 blok batu, setiap blok beratnya sekitar 2 ½ ton digunakan untuk piramida ini.  Karena piramida raksasa itu punya rangkaian kamar-kamar di bagian dalamna serta lorong-lorong, batu dipergunakan sendiri dari berbagai macam ukuran, menambah rumit pembuatannya.

Entah bagaiman cara orang Mesir bekerja pada masa 46 abad yang lalu tanpa peralatan modern atau mesin, tetapi mereka mampu mendirikan bangunan seperti itu, benar-benar sulit dijelaskan.  Sungguh bangunan itu memerlukan rencana teramat cermat dan kesanggupan administrasi sempurna untuk menggali sumber-sumber demi keberhasilan pekerjaan luar biasa besar semacam itu.  Jika disepakati dugaan umum bahwa kejadian itu memerlukan waktu dua puluh tahun, dengan sendirinya kita harus membayangkan tidak kurang dari kira-kira 300 blok batu disusun setiap hari.  Jelas, untuk piramida, memotongnya sesuai dengan ukuran tepat seperti yang diperlukan dan menempatkannya pada posisi yang semestinya, benar-benar suatu pekerjaan besar.  Seluruh armada kapal harus dikerahkan untuk mengangkut blok-blok batu itu dari system suplai berencana diperlukan untuk member makan tentara pekerja yang terlibat dalam proyek besar ini.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: